Bendungan peninggalan belanda di Belitung.
merupakan sebuah bangunan peninggalan sejarah yang terletak
dibagian hulu sungai Lenggang.
Bendungan yang lazim disebut “PICE” oleh masyarakat setempat
diambil dari nama “Sir vance”, yaitu seorang Insinyur Arsitek Belanda yang
membangunnya, merupakan sebuah bangunan peninggalan sejarah yang terletak
dibagian hulu sungai Lenggang Kota Gantung.
Bendungan yang tidak kurang dari 50 meter panjangnya ini
dibangun pada tahun 1936-1939. Mempunyai
16 pintu dengan ukuran 2,5 meter dari tiap pintunya. Dari sinilah air terjun
dengan ketinggian 10 meter.
Dulu pada masa penambangan timah masih diusahakan oleh
perusahaan milik Belanda (GMB), bendungan tersebut berfungsi sebagai alat
pengatur tinggi rendahnya permukaan air guna mempermudah kerja kapal keruk
melakukan eksplorasi timah.
Bagi para
wisatawan yang berkunjung ke tempat ini, jarak dari Replika SD Muhammadiyah
Laskar Pelangi ke Bendungan Pice ini tidak begitu jauh, hanya sekitar 1,2 km,
arah ke Timur. Area parkirnya lumayan lega. Ada pula tempat duduk bertutup
payung di tepian bendung. Cukup menyenangkan buat pejalan yang ingin menikmati
suasana hulu Sungai Lenggang Kec. Gantung!!!











0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !